Kantor Berita Xinhua, Washington, 31 Mei (Reporter Yan Liang) Kedutaan Besar Tiongkok di Amerika Serikat mengadakan acara "Malam Pickleball" pada tanggal 30 Mei. Xie Feng, Duta Besar Tiongkok untuk Amerika Serikat, mengatakan dalam pidatonya bahwa dari tenis meja menjadi Pickleball, yang berubah adalah raketnya, namun yang tetap tidak berubah adalah niat awal kedua bangsa untuk mendambakan persahabatan.
Malam itu, Xie Feng berkumpul bersama para guru, siswa, dan orang tua dari delegasi Pickleball Pemuda Amerika untuk menghidupkan kembali perjalanan indah pemuda Tiongkok dan Amerika dari "berteman dengan bola" hingga "terhubung dengan hati."
Xie Feng mengatakan dalam pidatonya bahwa setengah abad yang lalu, bola tenis meja kecil membangun jembatan komunikasi melintasi Pasifik. Acar hari ini menggambarkan alur indah bagi pertukaran budaya Tiongkok-AS di era baru. Tiongkok dan Amerika Serikat bagaikan dua pihak di lapangan. Mereka tidak hanya harus berkompetisi sesuai aturan, tapi juga tahu bagaimana menghormati satu sama lain. Beliau mengatakan bahwa persaingan tidak dapat dihindari, namun haruslah persaingan yang aktif dimana kita mengejar orang lain, persaingan yang sehat dalam mematuhi peraturan, dan persaingan yang sehat dimana kita berkembang bersama, dengan tujuan untuk mencapai versi diri yang lebih baik. Pemahaman rasional tentang saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan bukan hanya logika untuk memahami cara negara-negara besar bergaul satu sama lain, tetapi juga kunci untuk mengatasi "Jebakan Thucydides".
Xie Feng menekankan bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat memiliki sejarah, budaya, sistem sosial, dan jalur pembangunan yang berbeda, namun perbedaan bukanlah alasan untuk berkonfrontasi, melainkan peluang untuk pertukaran dan kekuatan pendorong kerja sama. Kedua belah pihak harus terus memperluas daftar kerja sama dan memperpendek daftar permasalahan. Amerika Serikat dan Tiongkok diharapkan dapat bertemu satu sama lain dan menerapkan konsensus para kepala negara sesegera mungkin.
Xie Feng berharap generasi muda kedua negara akan berbasis pada masa kini, menatap masa depan, fokus pada isu-isu global seperti perubahan iklim, kecerdasan buatan, kesehatan masyarakat, dan ketahanan pangan, serta secara aktif mempraktikkan konsep komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.
Xie Feng mengatakan bahwa saat ini, hubungan Tiongkok-AS berada pada titik awal sejarah baru, dan penting untuk mendorong perkembangan hubungan Tiongkok-AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan.


