Pada tanggal 20 April, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun mengadakan konferensi pers rutin. Seorang wartawan menanyakan situasi di Selat Hormuz.
Guo Jiakun mengatakan bahwa situasi di Selat Hormuz sensitif dan kompleks, dan kami prihatin dengan intersepsi paksa yang dilakukan AS terhadap kapal-kapal terkait. Diharapkan pihak-pihak terkait akan mematuhi perjanjian gencatan senjata dengan cara yang bertanggung jawab, menghindari konflik yang semakin intensif dan memperburuk ketegangan, dan menyediakan kondisi yang diperlukan untuk kembalinya lalu lintas normal di selat tersebut.
(Reporter CCTV Shen Yang)

