lokasi saat ini:berita > news > teks
Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Inggris menanggapi pertanyaan wartawan tentang isi pidato kebijakan luar negeri Perdana Menteri Inggris Starmer yang berkaitan dengan Tiongkok
2025-12-02 sumber:cctv.com

Berita CCTV: Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Inggris menanggapi pertanyaan wartawan tentang konten pidato kebijakan luar negeri Perdana Menteri Inggris Starmer yang berhubungan dengan Tiongkok

Reporter: Pada tanggal 1 Desember, Perdana Menteri Inggris Starmer menyampaikan pidato kebijakan luar negeri pada jamuan makan malam di Kota London. Ia mengatakan Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Tiongkok merupakan tiga kekuatan besar dunia saat ini. Kurangnya kontak Inggris dengan Tiongkok tidak dapat berlanjut. Inggris perlu memperkuat pertukaran dengan Tiongkok dan melakukan perdagangan serta kerja sama dengan Tiongkok. Pada saat yang sama, ia mengklaim bahwa Tiongkok merupakan "ancaman keamanan nasional" bagi Inggris dan Inggris akan terus mengambil tindakan untuk menghadapinya. Ia juga menyinggung persoalan lain terkait Hong Kong. Apa komentar Anda tentang ini?

Juru Bicara Kedutaan Besar: Tiongkok dengan tegas menentang pidato Inggris yang menyebarkan apa yang disebut "ancaman Tiongkok" dan argumen keliru lainnya yang menuduh Tiongkok dan mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok.

Fakta telah membuktikan sepenuhnya bahwa Tiongkok selalu menjadi pembangun perdamaian dunia, kontributor pembangunan global, dan pembela tatanan internasional. Dalam hal perdamaian dan keamanan, Tiongkok merupakan negara besar dengan rekor terbaik di dunia. Perkembangan Tiongkok tidak menimbulkan ancaman bagi negara mana pun, tetapi hanya akan membawa peluang bagi pembangunan bersama bagi semua negara.

Harus ditekankan juga bahwa Hong Kong sudah lama kembali ke Tiongkok. Urusan Hong Kong adalah murni urusan dalam negeri Tiongkok. Pihak Inggris tidak mempunyai kualifikasi atau hak untuk membuat pernyataan yang tidak bertanggung jawab atau ikut campur.

Mengenai masalah hubungan Tiongkok-Inggris, posisi Tiongkok konsisten dan jelas. Hanya dengan berpegang pada prinsip saling menghormati, tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing, kesetaraan, dan saling menguntungkan, hubungan Tiongkok-Inggris dapat berkembang dengan lancar. Diharapkan bahwa Inggris akan menyadari situasi ini dengan jelas, memperbaiki mentalitasnya, memperlakukan pembangunan Tiongkok secara rasional dan ramah, menerapkan kebijakan yang positif dan pragmatis terhadap Tiongkok, bekerja sama dengan Tiongkok, dan mendorong hubungan Tiongkok-Inggris ke jalur pembangunan yang sehat dan stabil.

Unified Service Email:chinanewsonline@yeah.net
Copyright@ www.china-news-online.com